Tidaklah kabur bagi emak emak muslimin yang berakal bahwa media masa ini memeiliki peranan yang sangat besar banget dalam menyampaikan berita berita baik positif atau negatif, menyebabkan wacana pemikiran dan lainya yang sifatnya cepat terakses, dan juga sarat dengan muatan. Udah menjadi pengetahuan umum bahwa media-media ini laksana pedang bermata dua. Menyiarkan hal hal yang positif sampai dari akar akarnya, hingga pula menyiarkan hal hal yang negatif hingga orang terjebak apa yang ia lihat di media masa.
Kita tetaplah memantau anak anak ketika ia membawah garget, jangan sampai emak emak kecolongan anak anak update foto porno baik dari teman atau dirinya sendiri, bisa jadi anak suka main gems tetaplah pantau jangan sampai main gems yang robot berkelahi atau kartun yang sifatnya menganiaya temannya atau bianatang lainya, itu semuanya akan berefek anak keras pribadinya dan suka berkelahi sesama saudarah nya atau geman sebayanya.
Jika anak kecandua garget coba ajak ngomong dengan pelan pelan dan diarahkan dengan ajak mainan yang positif di lingkungan kita. Baiknya juga diajak ke perpus atau toko buku untuk memilih buku yang ia sukai nya.
Anak baik sholeh adalah dambaan ortu sejak ia lahir, anak lahir dalam keadaan fitra maka ortulah hang membawahkan ia muslim yang taat atau muslim yang senirok. Yang paling dominan mengarahkan anak adalah emak emak yang penuh cinta dan kasih sayang.
Jika wanita negaranya baik maka seisi negara nya pun baik pula.
Alhamdulilah meski anak saya masih 5 tahun, saya dan istri selalu memantau penggunaan gadget anak saya (dia suka nonton youtube dan game). secara nggak langsung kami mengontrol dan mengarahkan apa yang dia mainkan/tonton. Kami membuat kesepakatan yang harus ditaati, kalau ada yg dilanggar berarti ada hukuman. Memang kadang kalah sama yang namanya kasihan, tetapi kami terus berusaha.
BalasHapus